Senin, 02 Desember 2019

Pengobatan Kanker Payudara Tangerang

Pengobatan kanker payudara tangerang, ramuan tradisional mengobati kanker payudara, biaya pengobatan kanker payudara, gejala kanker payudara untuk pria, cara mengobati kangker payudara dengan daun sirsak, obat kanker payudara stadium awal, obat tradisional kanker payudara stadium 4, mencegah kanker payudara pada pria, pengobatan luka kanker payudara, kanker payudara pada ibu menyusui, kanker payudara yayasan
Pengobatan kanker payudara tangerang - Payudara terbentuk dari lemak, jaringan ikat, dan ribuan lobulus (kelenjar kecil penghasil air susu). Saat seorang wanita melahirkan, Air Susu Ibu (ASI) akan dikirim ke puting melalui saluran kecil saat menyusui.

Sel-sel dalam tubuh kita biasanya tumbuh dan berkembang biak secara teratur. Sel-sel baru hanya terbentuk saat dibutuhkan. Tetapi proses dalam tubuh pengidap kanker akan berbeda.

Proses tersebut akan berjalan secara tidak wajar sehingga pertumbuhan dan perkembangbiakan sel-sel menjadi tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut juga bisa menyebar ke bagian-bagian tubuh lain melalui aliran darah. Inilah yang disebut kanker yang mengalami metastasis.

Jika terdeteksi pada stadium awal, kanker dapat diobati sebelum menyebar ke bagian lain tubuh. Gejala awal kanker payudara adalah benjolan atau penebalan pada jaringan kulit payudara. Tetapi sebagian besar benjolan belum tentu menandakan kanker.

Penyebab Kanker Payudara

Sel-sel tubuh selalu memperbanyak diri sepanjang hidup Anda, seperti jaringan rusak yang sel-selnya akan diganti dengan cara terkendali. Penyakit Kanker payudara dan semua jenis kanker lainnya terjadi ketika kontrol tersebut hilang, sehingga sel-sel mulai membelah dengan tak terkendali. Tidak ada faktor tunggal yang dapat diidentifikasikan sebagai penyebab kanker payudara.

Berikut beberapa faktor yang dapat memengaruhi tingkat risiko terkena kanker payudara, antara lain :

  1. usia, wanita berusia 40 tahun keatas rentan terkena kanker payudara.
  2. sejarah keluarga, jika ibu atau saudara perempuan memiliki riwayat penyakit kanker payudara.
  3. riwayat keluarga yang pernah menderita penyakit kanker ovarium.
  4. usia kehamilan, wanita yang belum memiliki anak , atau anak pertama lahir setelah usia 30 tahun.
  5. usia menstruasi, periode yang dimulai pada usia terlalu muda (berusia di bawah 12 tahun).
  6. memasuki masa menopause di atas usia 55 tahun juga meningkatkan risiko kanker payudara
  7. penelitian terbaru menunjukkan bahwa perempuan yang mulai merokok secara teratur pada 5 tahun awal periode menstruasi mereka 70 % lebih mungkin untuk terkena kanker payudara.
  8. konsumsi alkohol juga berkontribusi terhadap risiko kanker payudara
  9. obesitas


Gejala Kanker Payudara

Adanya benjolan pada payudara merupakan gejala paling umum yang sering terjadi pada penderita kanker payudara. Walaupun begitu, bukan berarti setiap adanya benjolan payudara dapat dipastikan bahawa adanya kanker pada payudara. Selain itu, rasa sakit pada payudara atau ketiak yang tidak berhubungan dengan siklus menstruasi juga menjadi salah satu gejala kanker payudara.

Kemunculan benjolan atau kulit payudara yang menebal serta keluarnya cairan dari puting (biasanya disertai darah) juga perlu Anda waspadai. Beberapa gejala lainnya adalah perubahan ukuran pada salah satu atau kedua payudara, perubahan bentuk puting, serta kulit payudara yang mengerut.

Anda mungkin juga akan mengalami gatal-gatal dan muncul ruam di sekitar puting Anda. Pada bagian ketiak Anda, bisa juga muncul benjolan atau pembengkakan. Tanda-tanda dan gejala di atas perlu Anda waspadai dan usahakan untuk menanyakan pada dokter untuk memastikan kondisi yang Anda alami.



Anda menderita penyakit kanker [Kanker Payudara, Kanker Otak, Kanker Rahim, Kanker Mulut, Kanker Tenggorokan, Kanker Paru-Paru, Kanker Saluran Pencernaan, Kanker Kolon, kanker serviks, Kanker Kandung Kemih, Kanker Prostat, Kanker Buah Zakar (Testis), Kanker Darah (Leukemia)]

Jangan Putus asa, Lawan penyakit kanker anda

Silahkan Baca artikel herbal untuk penyakit kanker berikut ini sampai selesai

Sirsak

Keyakinan banyak orang bahwa daun sirsak (Annona muricata L) memiliki khasiat melumpuhkan keganasan kanker, tampaknya bukan sekadar kepercayaan kosong.

Melalui serangkaian proses ekstraksi, kandungan kimiawi bioaktif dalam lembaran daun sirsak terbukti efektif mematikan sel kanker, setidaknya pada kanker serviks dan kanker nasopharynx.

Prof. Dr. Okid Parama Astirin, MS dosen Fakultas MIPA Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, bersama Adi Prayitno (Fakultas Kedokteran) dan Anif Nur Artanti (Fakultas Farmasi), selama setahun terakhir melakukan eksplorasi aktivitas bioaktif pada daun sirsak untuk anti kanker nasopharynx dan serviks.

Hasil penelitian tim gabungan antar-fakultas tersebut masih memerlukan uji klinis untuk memastikan efektivitasnya. Hasil uji laboratorium di Fakultas MIPA menunjukkan, kandungan bioaktif daun sirsak ternyata mampu mematikan sel kanker.

“Kami fokus meneliti lemampuan itu pada dua jenis kanker tersebut, karena penyebab kanker serviks dan nasopharynx yang tumbuh di tenggorokan adalah virus. Jenis kanker ini bisa menyerang siapa saja dan pada semua umur,” jelas Prof. Okid kepada wartawan, saat memaparkan hasil penelitiannya di laboratorium FMIPA UNS, akhir pekan lalu.

Menurut peneliti yang dibantu beberapa mahasiswa FMIPA itu, daun sirsak yang memiliki kandungan bioaktif paling baik, adalah daun yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda. Jika daun terlalu tua, katanya, bahan bioaktifnya sudah tidak berfungsi.

Sedangkan daun yang terlalu muda, bahan bioaktifnya kurang maksimal.
“Untuk dijadikan obat, harus diuji klinik dan kami sudah bekerjasama dengan perusahaan farmasi,” katanya.

Prof. Okid menegaskan, dalam penelitian laboratorium, formula yang disebut isolat sirsak itu belum dapat digunakan sebagai obat. Dia menyatakan, isolat sirsak itu harus diuji secara klinis yang melibatkan ahli farmasi.

“Isolat sirsak itu belum menjadi obat, karena masih harus diuji secara klinis. Kami sudah bekerjasama dengan perusahaan farmasi untuk pengujian agar dapat digunakan sebagai obat. Penggunaanya juga harus dilakukan dokter, karena sifat bioaktifnya tidak bisa digunakan sembarangan,” katanya lagi.

Para mahasiswa yang membantu Prof. Okid menjelaskan, pembuatan isolat sirsak tersebut melalui proses relatif panjang. Daun-daun sirsak lebih dahulu dicuci dan dikeringkan, lalu dipanaskan dalam oven dengan suhu maksimal 50 derajat Celcius.

Daun yang telah kering diblender, sehingga menghasilkan serbuk daun sirsak seberat 600 gram. Serbuk tersebut selanjutnya dijadikan pasta melalui proses ekstraksi dengan ethanol 95 persen.

'Setelah melalui beberapa tahap proses lanjutan, akan dihasilkan isolat sirsak untuk disuntikkan pada sel kanker. Berdasarkan beberapa kali pengujian, ternyata hasilnya menunjukkan sel-sel kanker mati,' ungkap Prof. Okid.

Dalam penelitiannya, tim ahli gabungan juga mengembangkan penelitian manfaat daun sirsak sebagai obat kanker, namun bukan dalam bentuk isolat sirsak.

Inovasi berupa pemanfaatan daun sirsak yang dia sebut sebagai bioproduk, dengan cara penggunaan mudah dan dapat dilakukan setiap orang itu, berfungsi sebagai agen terapi kanker.

Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/horison/2015/06/25/332490/bahan-bioaktif-daun-sirsak-terbukti-bisa-membunuh-kanker

Kini Sudah Banyak daun sissak dalam bentuk Ekstrak

    Keladi Tikus

    Riset 

    Bagaimana mekanisme keladitikus mengatasi sel kanker? ‘Keladitikus mampu memblokir perkembangan sel-sel kanker dan tumor,’ kata Wahyu Suprapto, herbalis di Kota Batu, Jawa Timur, dan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang meresepkan keladitikus. Menurut Lina Mardiana keladitikus menghambat pertumbuhan sel kanker sekaligus meningkatkan stamina pasien.

    Dr Dyah Iswantini, periset di Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor, membuktikan keladitikus sebagai antikanker. Dyah meneliti daya hambat ekstrak air dan etanol keladitikus terhadap aktivitas tirosin kinase. Enzim tirosin kinase mempengaruhi perkembangan sel-sel kanker di tubuh manusia.

    Daya hambat ekstrak etanol dan air panas berkonsentrasi 700 ppm melebihi daya hambat genistein-senyawa antikanker. Sedangkan ekstrak keladitikus dengan air demineralisasi menghambat 76,10% enzim tirosin; daya hambat genistein Cuma 12,89%. ‘Adanya daya hambat itu menunjukkan keladitikus berpotensi sebagai antikanker,’ kata Dyah.

    Riset itu sejalan dengan penelitian Peni Indrayudha dari Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ia membuktikan ekstrak natriumklorida daun keladitikus mengandung Ribosom Inactivating Proteins (RIPs). Peni menginkubasikan DNA plasmid (pUC18) dengan sejumlah protein dari ekstrak daun Typhonium flagelliforme pada suhu kamar selama 1 jam.

    Ekstrak daun keladitikus terbukti memotong rantai DNA sel kanker sehingga berbentuk menjadi nick circular alias lingkaran semu sebagaimana tampak di bawah sinar ultraviolet. RIPs merupakan protein dengan aktivitas mampu memotong rantai DNA atau RNA sel. Dampaknya pembentukan protein sel pun terhambat sehingga sel kanker gagal berkembang.

    Pada pengobatan, RIPs menonaktifkan perkembangan sel kanker dengan cara merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya. Selain itu RIPs juga memblokir pertumbuhan sel kanker. Ekstrak keladitikus yang mengandung RIPs mampu memotong rantai DNA sel kanker.

    Sel bunuh diri

    Riset lain dilakukan oleh Chee Yan Choo dari Sekolah Farmasi Universitas Sains Malaysia. Chee menguji ekstrak umbi dan daun keladitikus terhadap aktivitas sitotoksik pada sel leukaemia P388. Hasilnya IC50 ekstrak kloroform umbi mencapai 6,0 μg/ml; ekstrak heksan 15,0 μg/ml. Kloroform dan heksan adalah pelarut yang digunakan untuk memperoleh senyawa aktif dalam sediaan herbal. Sedangkan IC50 ekstrak kloroform daun 8,0 μg/ml; IC50 ekstrak heksan daun 65,0 μg/ml.

    IC50 (IC=inhibition consentration) adalah konsentrasi yang mampu menghambat 50% sel kanker. Semakin kecil angka IC50 kian bagus karena berarti dosis yang digunakan kian kecil. Pada riset itu, untuk menghambat 50% sel kanker, cuma diperlukan 6,0 μg/ml ekstrak kloroform umbi keladitikus.

    ‘Keladitikus mengandung Ribosom Inactivating Proteins (RIPs). RIPs merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan di sekitarnya,’ kata Peni Indrayudha.

    Pembuktian lainnya dilakukan oleh Choo Sheen Lai dari Pusat Penelitian Obat Universitas Sains Malaysia. Ia menemukan senyawa antikanker dalam keladitikus bernama fitol. Mekanisme fitol melawan sel kanker dengan cara apoptosis. Sel kanker terlampau ‘sakti’ sehingga tak pernah mati. Nah, fitol memberikan pisau tajam kepada sel kanker. Yang terjadi kemudian, sel kanker bunuh diri. Ketika itulah pasien sembuh.

    source: http://www.trubus-online.co.id/riset-buktikan-keladitikus-mujarab/
    Kini banyak tersedia Keladi Tikus yang sudah di ekstrak sehingga memudahkan anda dalam mengkonsumsinya


    Pasien yang terhormat, Kami tidak menghalangi anda untuk pergi ke dokter, silahkan konsultasikan penyakit anda ke dokter ahli sebagai pendamping dan tim anda untuk melawan kanker. Karena saat ini anda sedang berperang, dan membutuhkan tim untuk membantu anda melawan penyakit kanker yang anda derita.

    Selain mengkonsultasikan ke dokter, tidak ada salahnya juga anda mengkonsumsi jamu tradisional untuk membantu menjaga stamina, guna membantu memelihara kesehatan. Berfikirlah positif guna menjadikan sugesti yang baik untuk membantu kepercayaan diri anda.

    Kami sarankan untuk hasil yang lebih maksimal selain Pengobatan Medis anda bisa mengkonsumsi sirsak anda bisa mengkombinasikannya dengan Keladi tikus baik dengan merebus sendiri atau yang sudah di ekstraks dalam bentuk kapsul


    Untuk mendapatkan Ziirzax dan Typhogell denature silahkan hubungi kami

    0823 1404 4466 [Call/SMS/Whatsapp]
    0819 3173 7711 [Call/SMS]


    Mengkonsumsi Ziirzak De Nature yang dikombinasikan dengan Ekstrak keladi Tikus ternyata mampu membantu memelihara dan menjaga stamina penderita kanker.

    Alhamdulillah produk herbal dari denature indonesia sudah memiliki ijin dari kementrian kesehatan, sudah mendapatkan ijin edar dan sudah memenuhi standar CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik ) dari BPOM.

    Nomer registrasi BPOM:
    Kapsul Typhogell: TR173399941
    Kapsul Ziirzax: TR163395021



    Berapa Harga Paket herbal kanker ini...??
    Harga 1 paket herbal penyakit kanker Ziirzax +Typhogell Rp. 315.000


    Banyak Baget yang menjual produk de nature indonesia di internet, apakah ini Asli (Original)..??
    Marketing De Nature Indonesia memang banyak, namun kami tidak buka cabang jadi pengiriman dari satu tempat (majenang, cilacap, jawa tengah)
    jadi jika pengiriman dari kota lain bisa dipastikan itu tidak asli.

    Apakah Belanja Online di De Nature Indonesia Aman..??
    Berikut ini sebagian screnshot testimoni dari paket yang diterima oleh konsumen kami sebagai bahan pertimbangan anda


    Mengapa Denature Indonesia..??
    • Produk De Nature Indonesia terdaftar di BPOM

    • Produk De nature sudah bersertifikat Halal dari MUI

    Jangan tunggu semakin parah untuk penyakit yang anda derita, silahkan hubungi kami untuk pemesanan kapsul Ziirzax dan Typhogell De Nature


    Hubungi Kami
    0823 1404 4466 [Call/SMS/Whatsapp]
    0819 3173 7711 [Call/SMS/]


    .





    Pengobatan kanker payudara tangerang, obat herbal kanker payudara stadium 2, obat kanker payudara stadium iv, klasifikasi kanker payudara, akibat kanker payudara stadium 4, kanker payudara fam, kanker payudara klikdokter, gejala awal timbulnya kanker payudara, kanker payudara dan cara pengobatannya, buah obat kanker payudara, kanker payudara terbaru, obat kangker payudara yang alami, komplikasi kanker payudara, kanker payudara hamil, vaksin kanker payudara news, ciri2 kanker payudara stadium 1, penyebab kanker payudara stadium 3, herbal mengobati kanker payudara, obat kanker payudara setelah operasi, apakah propolis bisa menyembuhkan kanker payudara, pengobatan kanker payudara stadium 1

    kanker payudara genetik, obat kanker payudara terbaru, obat alami cegah kanker payudara, pengobatan alternatif kanker payudara di bandung, kanker payudara gejala penyebab dan diagnosa, obat herbal buat kanker payudara, obat herbal utk kanker payudara, apakah kanker payudara stadium 3 bisa sembuh, pengobatan kanker payudara tangerang, cara pengobatan kanker payudara secara alami, kanker payudara artis, obat generik untuk kanker payudara, kanker payudara lanjut, penyebab kanker payudara stadium 3, daun obat kanker payudara, buah untuk menyembuhkan kanker payudara, makanan utk mengobati kanker payudara, mengobati kanker payudara dengan daun sirsak, kanker payudara stadium 2a, fase kanker payudara, kanker payudara umur 20 tahun

    Pengobatan Kanker Payudara Tangerang Rating: 4.5 Diposkan Oleh: 4466satu

    0 komentar:

    Posting Komentar